Indika Energy memperkuat kolaborasi lintas entitas untuk menyelaraskan implementasi ESG dan mempercepat pencapaian target Net-Zero 2050
Indika Energy menyelenggarakan Sustainability Sharing Session pada 18 Februari 2026 di Jakarta dan dihadiri lebih dari 40 perwakilan tim Environmental, Social, and Governance (ESG) dari berbagai entitas di lingkungan Indika Energy Group. Forum ini menjadi ruang kolaboratif untuk menyelaraskan perspektif serta memperkuat implementasi ESG dalam perjalanan menuju target keberlanjutan perusahaan.
Azis Armand, Direktur Utama dan Group CEO Indika Energy dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan agenda keberlanjutan.
“Keberlanjutan bukan hanya sebuah tanggung jawab, tetapi bagian dari bagaimana perusahaan menciptakan nilai jangka panjang. Kolaborasi menjadi kunci agar komitmen ini dapat diwujudkan bersama di seluruh Indika Energy Group,” ujar Azis.
Bagi Indika Energy, keberlanjutan merupakan bagian dari perjalanan panjang perusahaan dalam membangun bisnis yang bertanggung jawab dan relevan bagi masa depan. Seiring perkembangan industri dan meningkatnya ekspektasi pemangku kepentingan, komitmen tersebut terus diperkuat sebagai arah strategis perusahaan.
Ricky Fernando; Head of CEO Office, Corporate Communications and Sustainability Indika Energy; menyampaikan bahwa tahun 2023 menjadi momentum penting dengan penetapan target ESG yang lebih agresif, terstandarisasi, dan terukur. Target jangka menengah 2025 ditetapkan sebagai tonggak awal sebelum melangkah ke target 2030 dan visi Net-Zero Indika Energy pada 2050.
Menurutnya, mayoritas target ESG 2025 telah tercapai. Capaian tersebut mencerminkan kolaborasi dan komitmen seluruh entitas di Indika Energy Group dalam mendorong agenda keberlanjutan, sekaligus menjadi fondasi untuk peningkatan kinerja yang lebih progresif ke depan.
Seiring pencapaian tersebut, fokus perusahaan kini mengarah pada penyelarasan ESG dengan dinamika pertumbuhan bisnis agar proses transisi berjalan seimbang dan menciptakan dampak jangka panjang yang terukur.
Indika Energy juga menyadari bahwa tingkat kesiapan ESG di setiap entitas berbeda. Perbedaan ini dikelola melalui pendekatan kolaboratif dengan menghadirkan ruang dialog dan pembelajaran bersama agar seluruh entitas dapat berkembang secara bertahap menuju arah yang sama. Kolaborasi lintas anak perusahaan menjadi fondasi penting dalam proses ini.
Lebih dari sekadar forum diskusi, sesi ini menjadi ruang pembelajaran kolektif untuk berbagi pengalaman, tantangan, dan praktik terbaik antar entitas. Pada kesempatan kali ini, tim ESG Kideco Jaya Agung turut berbagi perspektif implementasi ESG di tingkat operasional, termasuk langkah dalam memulai maupun mengakselerasi perjalanan keberlanjutan di masing-masing entitas. “Dalam sustainability journey, dibutuhkan tim yang solid, tidak hanya dalam satu divisi, tetapi lintas fungsi dan lintas entitas. Dengan komitmen bersama, visi dan target yang jelas, serta kepemimpinan yang kuat, kita dapat terus bergerak maju dan mempercepat implementasi keberlanjutan secara kolektif,” tutur Linda Gurning, ESG Division Head, Kideco Jaya Agung.

Berbagai perspektif dan pengalaman yang dibagikan dalam sesi ini turut memberikan pembelajaran nyata bagi para peserta dari beragam entitas. Diskusi yang berlangsung tidak hanya memperkaya pemahaman, tetapi juga membuka ruang refleksi dan inspirasi bagi entitas yang tengah berada pada tahap awal perjalanan ESG. “Sesi ini membuka perspektif baru, terutama bagi kami yang baru memulai perjalanan ESG. Harapannya, akan ada sesi lanjutan yang semakin memperkuat implementasinya ke depan,” kata Putra Fajar Nugraha, Corporate Secretary KALISTA.
Melalui inisiatif ini, Indika Energy kembali menegaskan bahwa keberlanjutan bukanlah perjalanan individu, melainkan perjalanan bersama, yang hanya dapat diwujudkan melalui kesamaan arah, kolaborasi yang berkelanjutan, serta komitmen kolektif di seluruh entitas perusahaan menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.
