Bersama FORDES MATAPPA dan Pemerintah Kabupaten Luwu, MDA membangun mekanisme untuk menghimpun, menindaklanjuti, dan mengevaluasi aspirasi masyarakat di sekitar Awak Mas Project.
PT Masmindo Dwi Area (MDA) bersama FORDES MATAPPA dan Pemerintah Kabupaten Luwu menjalankan Jaga Stabilitas Desa, program yang bertujuan memperkuat komunikasi dan penanganan aspirasi masyarakat di sekitar Awak Mas Project.
Jaga Stabilitas Desa merupakan salah satu dari tiga pilar dalam Program Jaga Desa. Program ini menyediakan mekanisme bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi terkait kondisi desa maupun aktivitas operasional perusahaan, sekaligus memastikan setiap masukan dibahas dan ditindaklanjuti bersama pihak terkait.
Aspirasi yang disampaikan masyarakat mencakup berbagai hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, antara lain kondisi jalan dan fasilitas umum, debu akibat mobilisasi kendaraan, lingkungan sekitar, serta perilaku berkendara kendaraan operasional di kawasan permukiman.
Melalui FORDES MATAPPA, aspirasi warga dihimpun dan dibahas dalam musyawarah desa untuk menentukan kebutuhan yang perlu diprioritaskan. Hasil musyawarah kemudian dibawa ke dalam forum konsolidasi yang melibatkan FORDES MATAPPA, Pemerintah Kabupaten Luwu, dan MDA.
Forum tersebut membahas bentuk penyelesaian, program kerja, serta pembagian peran yang dapat dijalankan secara kolaboratif. Sejumlah kegiatan telah dikembangkan melalui mekanisme ini, antara lain Sirampun atau rembug warga secara berkala, Pos Pemantauan Terpadu, kegiatan padat karya, Jaga Lingkungan, serta penguatan Kader Jaga Mobilisasi (KJM).
Pos KJM Dekatkan Jalur Pengaduan dengan Masyarakat
Salah satu implementasi Jaga Stabilitas Desa adalah Pos Jaga Desa yang dijalankan oleh Kader Jaga Mobilisasi. Pos tersebut berada di sejumlah titik strategis pada jalur mobilisasi Awak Mas Project, antara lain di Saronda, Kadundung, dan Rante Balla.
Kader yang berasal dari masyarakat setempat bertugas secara bergantian untuk memantau dan mencatat aktivitas kendaraan operasional. Pos KJM juga menjadi tempat bagi warga untuk menyampaikan aspirasi atau aduan terkait aktivitas perusahaan.
Setiap laporan yang diterima dicatat dan diteruskan melalui jalur koordinasi kepada MDA maupun pihak terkait untuk ditindaklanjuti. Kehadiran pos memungkinkan berbagai persoalan diketahui lebih awal tanpa harus menunggu pelaksanaan forum atau musyawarah berikutnya.
Salah satu Kader Jaga Mobilisasi adalah Rizal, petani berusia 42 tahun asal Saronda. Selain menjalankan kegiatan bertani, Rizal bertugas secara bergantian di Pos 1 Saronda untuk memantau kendaraan dan membantu meneruskan aspirasi warga.
Keterlibatannya sebagai kader juga memberikan tambahan penghasilan yang membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga dan pendidikan anak-anaknya. Peran tersebut menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya menyampaikan aspirasi, tetapi juga terlibat langsung dalam menjalankan solusi yang disepakati bersama.
Ketua FORDES MATAPPA Kelurahan Senga, Arifin Andi Wajuanna, turut mengapresiasi pelibatan masyarakat dalam Jaga Stabilitas Desa. Menurutnya, program tersebut memberikan ruang bagi warga untuk menyampaikan kebutuhan sekaligus mengambil bagian dalam berbagai kegiatan di lingkungan mereka.
Tindak Lanjut Dievaluasi secara Berkala
Pelaksanaan Jaga Stabilitas Desa tidak berhenti setelah aspirasi diterjemahkan menjadi program. Setiap kegiatan dimonitor dan dievaluasi secara berkala bersama masyarakat dan pihak terkait.
Evaluasi dapat menghasilkan rekomendasi perbaikan maupun aspirasi baru untuk dibahas kembali melalui musyawarah FORDES MATAPPA. Dengan mekanisme tersebut, penanganan aspirasi berjalan sebagai proses berkelanjutan, mulai dari mendengarkan, menetapkan prioritas, menjalankan program, hingga mengevaluasi hasilnya.
Bagi MDA, Jaga Stabilitas Desa menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang terbuka dan kolaboratif dengan masyarakat di sekitar Awak Mas Project. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu setiap dinamika diketahui lebih awal, dibahas bersama, dan ditindaklanjuti secara jelas.
Melalui kolaborasi antara masyarakat, FORDES MATAPPA, pemerintah daerah, dan perusahaan, Jaga Stabilitas Desa diharapkan dapat mendukung terjaganya hubungan yang harmonis antara pembangunan Awak Mas Project dan kehidupan masyarakat di sekitarnya.
