Kideco meraih empat penghargaan Platinum, dua Gold, dan satu Silver dalam ENSIA 2026 atas berbagai inovasi di bidang efisiensi sumber daya, pengelolaan lingkungan, dan inovasi sosial.
PT Kideco Jaya Agung (Kideco) meraih tujuh penghargaan dalam Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 yang diselenggarakan PT Sucofindo (Persero) pada 10 September 2026 di Nusa Dua, Bali.
Mengusung tema “Innovation for Sustainable Business and Resilient Communities”, ENSIA 2026 memberikan apresiasi kepada perusahaan yang mengembangkan inovasi di bidang lingkungan dan sosial.
Kideco memperoleh empat penghargaan Platinum untuk kategori Efisiensi Energi, Efisiensi Air, Penurunan Emisi, dan Pengelolaan Sampah. Selain itu, perusahaan meraih dua penghargaan Gold untuk Pengelolaan Limbah B3 dan Inovasi Sosial, serta satu penghargaan Silver untuk Perlindungan Keanekaragaman Hayati.
Capaian tersebut mencerminkan berbagai upaya yang dijalankan Kideco untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengurangi dampak lingkungan dan memperkuat manfaat sosial bagi masyarakat.
Mendorong Praktik Keberlanjutan Melampaui Kepatuhan
Dalam ENSIA 2026, praktik keberlanjutan yang melampaui pemenuhan regulasi menjadi salah satu perhatian utama. Perusahaan peserta didorong untuk tidak hanya memenuhi standar lingkungan, tetapi juga mengembangkan langkah yang mampu memberikan dampak lebih jauh bagi pemulihan dan keberlanjutan lingkungan.
Pesan tersebut sejalan dengan pendekatan Kideco dalam mengembangkan inovasi di berbagai aspek operasional.

Deputi Direktur Legal & Corporate Affairs Kideco, Wicaksono W. Santoso, mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan.
“Bagi kami, keberlanjutan bukan hanya tentang memenuhi standar dan regulasi, tetapi juga bagaimana inovasi dapat terus dikembangkan untuk menghadirkan dampak yang nyata dan terukur bagi lingkungan serta masyarakat,” ujarnya.
Bagi Kideco, inovasi lingkungan tidak berdiri terpisah dari kegiatan operasional. Efisiensi penggunaan energi dan air, pengurangan emisi, pengelolaan sampah dan limbah, hingga perlindungan keanekaragaman hayati menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
ENSIA 2026 Diikuti 253 Perusahaan
Partisipasi dalam ENSIA juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2026, sebanyak 253 perusahaan mengajukan 954 paper inovasi dan 48 local hero, dibandingkan 178 perusahaan dengan 690 paper pada 2025.
Tahun ini, ENSIA turut memberikan perhatian lebih besar pada isu transisi energi bersih. Fokus tersebut mencerminkan semakin besarnya perhatian dunia usaha terhadap efisiensi sumber daya, penurunan emisi, ketahanan energi, serta pengembangan ekonomi rendah karbon.
Bagi Kideco, tujuh penghargaan yang diterima menjadi evaluasi sekaligus dorongan untuk terus mengembangkan inovasi yang relevan dengan tantangan lingkungan dan sosial.
Ke depan, perusahaan akan terus mendorong praktik operasional yang lebih efisien dan bertanggung jawab, sekaligus memastikan inovasi yang dikembangkan dapat memberikan manfaat yang terukur bagi lingkungan dan masyarakat.




