Dari Trial ke Operasi, invi Resmikan EV Mining di Tambang Kideco

Tanggal Terbit16 September 2026
18 truk listrik dan tiga stasiun penukaran baterai mulai beroperasi di tambang Kideco, membuka langkah baru elektrifikasi pertambangan di Indika Energy Group.

Elektrifikasi kendaraan di area tambang bukan lagi sekadar wacana. Setelah melalui proses kajian, uji coba, evaluasi, dan berbagai penyempurnaan, invi bersama Kideco meresmikan EV Mining di tambang PT Kideco Jaya Agung (Kideco) di Kalimantan Timur melalui acara “EVMine: Electrifying Mining Operations” pada 5 September 2026 lalu. Sebanyak 18 truk tambang listrik dan tiga stasiun penukaran baterai kini menjadi bagian dari operasional tambang Kideco.

Kolaborasi dua anak usaha Indika Energy ini menjadi langkah penting dalam mendorong operasional pertambangan yang lebih efisien sekaligus mengurangi emisi.

Dua Tahun dari Kajian hingga Implementasi 

Perjalanan EV Mining di Kideco dimulai jauh sebelum peluncuran. Kajian awal dilakukan pada Agustus 2024 dan dilanjutkan dengan uji coba pertama pada November 2024. Dari proses tersebut, invi bersama para mitra melakukan evaluasi dan menemukan berbagai hal yang perlu disempurnakan. Sebanyak 16 penyempurnaan dilakukan, mulai dari aspek keselamatan, produktivitas, operasional, hingga kenyamanan.

Setelah itu, uji coba kedua dilakukan pada Oktober 2025. Berbagai data operasional dan komersial yang dikumpulkan menjadi dasar untuk menyempurnakan spesifikasi kendaraan, infrastruktur pendukung, sekaligus kesiapan tim yang akan mengoperasikannya.

Penguatan kemampuan SDM juga menjadi bagian penting dalam proses ini. Salah satunya melalui Basic Mechanical Electric Vehicle Course (BMEVC) yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan tim dalam pengoperasian serta pemeliharaan kendaraan listrik di lingkungan pertambangan.

“Pengoperasian truk listrik ini telah melalui sejumlah tahapan, mulai dari uji coba, pengumpulan dan analisis data operasional serta komersial, hingga penyempurnaan spesifikasi kendaraan dan infrastruktur pendukung,” ujar Direktur Utama invi, Alif Sasetyo.

Uji Coba Catat Biaya Energi Lebih Rendah 

Hasil dari rangkaian uji coba tersebut mulai terlihat ketika enam truk listrik dioperasikan pada tahap awal selama Maret hingga Juli 2026. Dalam periode tersebut, biaya energi tercatat sekitar 14 persen lebih rendah dibandingkan estimasi biaya bahan bakar armada diesel pembanding. Pengoperasian enam unit truk listrik juga diperkirakan berhasil mengurangi emisi sekitar 370 ton CO₂.

Hasil ini menjadi salah satu dasar bagi invi dan Kideco untuk melangkah lebih jauh. Dengan optimalisasi seluruh sistem EV Mining, penghematan biaya energi dan bahan bakar diproyeksikan dapat mencapai hingga 50 persen, sementara biaya operasional diperkirakan turun sekitar 30 persen dibandingkan armada diesel. Artinya, elektrifikasi tidak hanya membawa manfaat bagi lingkungan, tetapi juga memiliki potensi memberikan nilai ekonomi bagi operasional tambang.

invi Siapkan Solusi, Kideco Terapkan di Operasional Tambang 

Dalam implementasi EV Mining, invi berperan sebagai penyedia solusi kendaraan listrik. Perannya mencakup penyediaan truk listrik dan stasiun penukaran baterai, dukungan operasional dan pemeliharaan, layanan purnajual, hingga pengembangan kapabilitas SDM.

Sementara itu, Kideco berperan memastikan penerapan teknologi tersebut dapat menjawab kebutuhan operasional tambang. “Bagi Kideco, implementasi truk listrik di area pertambangan merupakan bagian dari upaya untuk terus meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan operasional,” ungkap Direktur Utama Kideco, Kurnia Ariawan.

Menurutnya, proses dari tahap trial hingga implementasi memberikan pembelajaran penting mengenai bagaimana teknologi kendaraan listrik dapat diintegrasikan secara bertahap dan terukur ke dalam kegiatan pertambangan.

Elektrifikasi untuk Efisiensi dan Dekarbonisasi 

Bagi Indika Energy, implementasi EV Mining di Kideco menjadi salah satu wujud komitmen untuk mempercepat dekarbonisasi sekaligus meningkatkan efisiensi operasional di sektor pertambangan. Direktur Utama dan Group CEO Indika Energy, Azis Armand, menyampaikan bahwa pengalaman di Kideco menunjukkan elektrifikasi dapat memberikan manfaat ganda. “Implementasi di Kideco membuktikan bahwa elektrifikasi operasional tambang tidak hanya menurunkan emisi, tetapi juga memberikan nilai ekonomi yang nyata,” ujar Azis.

Kini, EV Mining telah melewati fase uji coba dan memasuki tahap operasi. Namun, perjalanan elektrifikasi pertambangan tentu belum berhenti di sini. Pengalaman Kideco menjadi pembelajaran penting untuk pengembangan elektrifikasi berikutnya, baik di lingkungan Indika Energy Group maupun industri pertambangan Indonesia. Dari 18 truk listrik yang telah beroperasi, terbuka peluang untuk perjalanan yang lebih besar menuju pertambangan yang semakin efisien, rendah emisi, dan berkelanjutan.

BAGIKAN