5 Cara Baru Menikmati Ramadan

Bagaimana ya agar bulan Ramadan ini bisa lebih berkesan? Dari tahun ke tahun, kita selalu bertemu dengan bulan spesial ini. Tentu jangan sampai bulan yang istimewa ini justru menjadi bulan yang biasa-biasa saja dan akhirnya hanya menjadi ritual keagamaan yang lewat begitu saja. Indikator mau memberikan beberapa kiat agar Ramadan kali ini bisa Anda manfaatkan dengan memulai kebiasaan atau aktivitas baru. Yuk, kita simak caranya.
  • Berkunjung ke masjid yang berbeda

Bulan puasa identik dengan frekuensi yang lebih sering ke masjid untuk beribadah. Maka tahun ini, cobalah berkunjung ke masjid yang belum pernah Anda kunjungi untuk bertarawih misalnya. Anda juga bisa melakukannya di akhir pekan, sekaligus sebagai aktivitas refreshing. Tak perlu harus masjid yang baru, tapi misalnya saja masjid yang punya sejarah, atau punya keunikan tersendiri. Di Jakarta misalnya, coba berkunjung ke Masjid Ramlie Musofa, masjid yang mirip Taj Mahal di India ini berdiri tepat di seberang Danau Sunter, Jakarta Utara. Sementara di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, coba kunjungi Masjid Jami Nurul Ibadah, atau yang biasa disebut sebagai Masjid Tua Keraton, yang usianya sudah 171 tahun!

  • Ubah rutinitas lama

Kalau selama ini misalnya Anda tidur lagi setelah habis sahur, atau langsung makan makanan berat saat berbuka, kenapa tidak mencoba kebiasaan baru? Sudah banyak pendapat ahli kesehatan yang menyatakan kedua aktivitas itu sebaiknya dihindari karena bisa berpengaruh pada kebugaran tubuh. Memang, untuk mengubah kebiasaan yang mungkin sudah lama kita lakukan itu tidak mudah. Namun dampak ke depannya bisa bermanfaat untuk tubuh kita.

  • Melakukan kegiatan sederhana namun bermanfaat

Bisa bentuknya aktivitas-aktivitas yang menyangkut keagamaan misalnya membagi-bagikan makanan sahur kepada pihak yang membutuhkan, membantu membersihkan masjid, atau hal-hal lain seperti merawat tanaman. Selain Anda menemukan kepuasan baru, melakukan berbagai kegiatan ini juga menjadi ajang untuk kita mengasah empati. 

  • Lakukan olahraga ringan yang baru

Bulan puasa bukan lantas menjadi bulan tanpa olahraga. Tentu perlu kita atur agar aktivitas ini memberatkan kita sehingga menjadi penyebab batal puasa. Dan cobalah jenis olahraga baru. Kalau misalnya Anda biasa berlari atau bersepeda, bagaimana jika diselingi macam olahraga lain seperti lompat tali, bulutangkis, tenis meja atau yoga? Atur agar durasi dan intensitas melakukan olahraga baru ini tidak banyak menguras tenaga. Misalnya, cukup dilakukan di sore hari menjelang berbuka selama 30 menit.

  • Bikin konten bermanfaat di media sosial

Bentuk ibadah tentu tidak hanya dalam bentuk ritual. Membuat konten bermanfaat di media sosial dan kemudian membagikannya ke orang lain, tentu bentuk ibadah juga. Anda tidak perlu harus menjadi ahli konten atau desainer untuk melakukan hal ini. Buat saja konten sederhana, misalnya memposting 1 ayat 1 hari. Kalau Anda jago memasak atau membuat kue, bagikan menu atau tips membuat masakan di akun Instagram Anda. Apa pun bentuknya, yang penting bukan membuat konten hoax yang justru membuat orang menjadi terganggu ibadahnya, ya!