Masmindo Jalankan Program Jaga Desa, Berangkat dari Aspirasi Masyarakat Melalui Forum Desa MATAPPA

Melalui FORDES MATAPPA, Masmindo bersama Pemerintah Kabupaten Luwu dan masyarakat menyusun program desa yang berfokus pada stabilitas, peningkatan keterampilan, dan kesiapsiagaan warga.

PT Masmindo Dwi Area (Masmindo) menjalankan program Jaga Desa sebagai bagian dari upaya pengembangan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Program ini disusun berdasarkan aspirasi warga yang dihimpun melalui Forum Desa (FORDES) MATAPPA, forum dialog yang mempertemukan Pemerintah Kabupaten Luwu, masyarakat desa, dan Masmindo.

Melalui forum tersebut, warga menyampaikan berbagai kebutuhan di desa, mulai dari peningkatan komunikasi antar pemangku kepentingan, pelatihan keterampilan kerja, penguatan ekonomi masyarakat, hingga kesiapsiagaan terhadap risiko bencana.

Dari proses tersebut, Masmindo bersama pemerintah daerah dan masyarakat kemudian menyusun program Jaga Desa ke dalam tiga fokus utama, yaitu Jaga Stabilitas Desa, Jaga Masa Depan Desa, dan Jaga Keselamatan Desa.

Jaga Stabilitas Desa

Fokus pertama adalah Jaga Stabilitas Desa. Program ini bertujuan memperkuat komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan. Melalui ruang koordinasi yang lebih terbuka, berbagai isu di desa dapat dibahas bersama. Dengan begitu, potensi kesalahpahaman dapat dikurangi dan kegiatan pembangunan dapat berjalan dengan lebih aman dan tertib.

Jaga Masa Depan Desa

Fokus kedua adalah Jaga Masa Depan Desa. Program ini diarahkan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya generasi muda dan kelompok usia produktif. Melalui fokus ini, Masmindo menjalankan berbagai kegiatan, seperti pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, pengembangan kewirausahaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Salah satu program yang dijalankan adalah Akademi MATAPPA, yaitu pelatihan vokasi gratis bagi pemuda Luwu. Beberapa pelatihan diantaranya; otomotif, teknisi AC, listrik industri, room service, dan tata boga.

Selain mendapatkan pelatihan, peserta juga berkesempatan memperoleh sertifikasi yang dikeluarkan oleh Badan nasional sertifikasi profesi (BNSP). Sertifikasi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk memasuki dunia kerja atau mengembangkan usaha secara mandiri.

Jaga Keselamatan Desa

Fokus ketiga adalah Jaga Keselamatan Desa. Program ini berkaitan dengan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko, termasuk risiko bencana. Salah satu kegiatan yang masuk dalam fokus ini adalah Desa Tangguh Bencana atau DESTANA. Melalui program tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai langkah kesiapsiagaan, koordinasi saat terjadi keadaan darurat, serta pentingnya budaya keselamatan di lingkungan desa. Dengan pelatihan dan koordinasi yang lebih baik, masyarakat diharapkan lebih siap menghadapi situasi darurat yang dapat terjadi di wilayahnya.

Disusun dari Masukan Warga

Jaga Desa menjadi salah satu contoh program pengembangan masyarakat yang disusun berdasarkan masukan langsung dari warga. Melalui FORDES MATAPPA, aspirasi masyarakat tidak berhenti sebagai usulan, tetapi diterjemahkan menjadi program yang lebih terarah. Mulai dari Akademi MATAPPA, pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, pengembangan ekonomi masyarakat, hingga DESTANA.

Masmindo menyatakan, program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Melalui Jaga Desa, perusahaan bersama pemerintah daerah dan warga berupaya menjalankan program yang menjawab kebutuhan di lapangan, dengan fokus pada stabilitas, keterampilan, dan keselamatan masyarakat desa.