Peralihan menuju transportasi publik yang lebih ramah lingkungan memerlukan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, operator transportasi, dan masyarakat.
Untuk memperkuat kolaborasi tersebut, KALISTA menggelar forum dialog bertajuk “Bincang Bus Listrik Medan #BerbagiUntukSemua” pada 9 Maret 2026, yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan untuk berbagi pengalaman dan pembelajaran dari implementasi bus listrik dalam layanan Bus Rapid Transit (BRT) Medan.
Forum ini juga menjadi ajang evaluasi satu tahun pengoperasian BRT Medan berbasis listrik. Sepanjang 2025, armada bus listrik BRT Medan tercatat telah menempuh lebih dari 3,9 juta kilometer perjalanan, melayani lebih dari 2,7 juta penumpang, serta berkontribusi menurunkan emisi hingga 28% dibandingkan transportasi publik konvensional.
Albert Aulia Ilyas, Direktur Utama KALISTA, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun ekosistem kendaraan listrik yang kolaboratif dan berkelanjutan.
“Transformasi menuju transportasi publik listrik tidak hanya tentang teknologi kendaraan, tetapi juga tentang membangun ekosistem yang melibatkan berbagai pihak. Melalui forum ini, kami ingin membuka ruang dialog antara pemerintah, operator, industri, dan masyarakat untuk berbagi pengalaman serta pembelajaran dari implementasi bus listrik di Medan,” ujar Albert.
Rangkaian acara #BerbagiUntukSemua mencakup pemaparan kinerja operasional bus listrik, sesi diskusi “Bincang Bus Listrik”, serta forum dialog dua arah antara pemangku kepentingan dan pengguna layanan BRT Medan.
Salah satu sesi utama adalah talk show bertajuk “100% Transportasi Listrik, Dampak Nyata untuk Semua” yang membahas sinergi pemerintah dan sektor swasta dalam implementasi bus listrik BRT. Diskusi juga menyoroti pengalaman operasional di lapangan, termasuk kemampuan armada bus listrik tetap beroperasi di tengah kondisi banjir tanpa mengalami kerusakan, serta peran masyarakat dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi publik.
Suriono, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam pengembangan transportasi publik yang modern dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
KALISTA berharap platform #BerbagiUntukSemua dapat terus menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, industri, dan masyarakat dalam mendorong pengembangan transportasi publik listrik di berbagai kota di Indonesia.
