EMITS dan Unpad Perkuat Komitmen Energi Bersih dengan PLTS Fase II

Dengan tambahan kapasitas estimasi 304 kWp, pengembangan PLTS Fase II akan meningkatkan total kapasitas PLTS di Universitas Padjadjaran menjadi 572 kWp, memperkuat langkah Unpad menuju kampus yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan.

EMITS secara resmi meluncurkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Fase II dengan estimasi kapasitas 304 kWp di Universitas Padjadjaran melalui penandatanganan kerja sama pada 17 Juni 2026. Acara yang dihadiri oleh jajaran pimpinan Universitas Padjadjaran ini menandai langkah konkret dalam memperluas pemanfaatan energi bersih di lingkungan kampus, sekaligus mendukung agenda transisi energi nasional.

Penambahan kapasitas sebesar 304 kWp pada Fase II ini akan meningkatkan total kapasitas PLTS yang dikembangkan EMITS di Universitas Padjadjaran menjadi 572 kWp. Keberhasilan ini melengkapi PLTS Fase I berkapasitas 268 kWp yang telah beroperasi di Gedung Fakultas Geologi dan Bale Santika guna memenuhi kebutuhan energi di berbagai area kampus.

Proyek PLTS Fase II ini membawa dampak yang jauh lebih luas daripada sekadar efisiensi operasional. Secara fungsional, Universitas Padjadjaran akan mengurangi ketergantungan pada energi fosil sekaligus mengoptimalkan efisiensi biaya dalam jangka panjang. Panel surya 304 kWp ini menjamin pasokan daya yang stabil dan andal untuk kelancaran operasional kampus.

Namun, dampak terbesar dirasakan oleh generasi muda. Mahasiswa tidak hanya belajar energi berkelanjutan dari teori di kelas, mereka bisa melihat dan merasakan bagaimana transisi energi bekerja di lapangan. Setiap hari, mereka menyaksikan panel surya mengubah sinar matahari menjadi listrik bersih. Ini adalah bentuk komitmen nyata Universitas Padjadjaran terhadap pembangunan berkelanjutan yang dapat mereka sentuh dan pahami.

Kesuksesan proyek ini merupakan hasil sinergi yang tepat. Universitas Padjadjaran membuka pintu inovasi dengan visi yang jelas. EMITS hadir dengan keahlian dan solusi energi terbarukan. Para mitra lainnya bekerja keras pada setiap tahap, dari perencanaan yang detail hingga eksekusi lapangan yang presisi.

Ketika ketiga pilar ini bersatu, hal luar biasa terjadi. Proyek yang kompleks menjadi kenyataan. Visi kampus berkelanjutan tidak lagi menjadi target yang jauh, tetapi langkah nyata yang sudah dimulai.

EMITS berkomitmen untuk terus mendukung percepatan transisi energi nasional melalui solusi energi bersih, andal, dan berkelanjutan. Kolaborasi dengan Universitas Padjadjaran membuka peluang yang lebih luas untuk mengembangkan inovasi di bidang energi berkelanjutan.

“Kami berharap proyek ini berjalan lancar dan memberikan manfaat berkelanjutan, serta menjadi kontribusi nyata dalam mendukung transisi energi di Indonesia,” ungkap Yovie Priadi, Direktur EMITS.

Sebagai perguruan tinggi terkemuka, Universitas Padjadjaran membuktikan bahwa institusi pendidikan dapat menjadi pionir dalam adopsi energi bersih. Langkah ini menjadi inspirasi bagi universitas dan institusi lain untuk melakukan hal serupa.

PLTS Fase II Universitas Padjadjaran: bukti nyata bahwa transisi energi bukan lagi mimpi, melainkan realitas yang dimulai dari kampus.