Sampah Kita, Tanggung Jawab Kita

Kebiasaan kecil insan Indika Energy menjadi kekuatan besar bagi lingkungan

Sebagai bagian dari komitmen Indika Energy dalam mewujudkan Energizing Indonesia for a Sustainable Future, prinsip keberlanjutan terus diintegrasikan ke dalam praktik sehari-hari di lingkungan kerja. Salah satunya melalui pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab—dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh insan perusahaan.

“Sejalan dengan target ESG perusahaan, Indika Energy menargetkan pengurangan sampah ke landfill sebesar 40% pada 2025 dan 45% pada 2030,” ujar Ricky Fernando, Head of CEO Office, Corporate Communications and Sustainability, saat membuka kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah.

Hingga saat ini, waste diversion rate Indika Energy Group telah mencapai 70,87%, melampaui target yang ditetapkan. Capaian ini mencerminkan komitmen serta peran aktif seluruh entitas di Indika Energy Group, sekaligus menjadi pijakan untuk menetapkan target pengelolaan sampah yang semakin ambisius ke depan.

Dalam pelaksanaannya, Indika Energy tidak berjalan sendiri. Selain melakukan pemantauan pengelolaan sampah di seluruh operasional grup, Indika Energy bersama Indika Nature menjalin kolaborasi dengan Waste4Change sebagai mitra pengelolaan sampah. Melalui kerja sama ini, pengelolaan sampah dilakukan sesuai regulasi yang berlaku, dengan proses yang transparan dan terukur, serta memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi dampak lingkungan secara berkelanjutan.

Namun, keberlanjutan tidak hanya bertumpu pada sistem, melainkan juga pada perubahan perilaku. Untuk membangun kesadaran yang berkelanjutan, diperlukan proses edukasi yang konsisten dan berulang. Berangkat dari semangat tersebut, pada 28 Januari 2026, Indika Energy bekerja sama dengan Waste4Change menyelenggarakan sosialisasi pengelolaan sampah bagi para frontliners serta tim Human Capital dan General Affairs dari entitas yang berlokasi di Graha Mitra.

Kegiatan ini menjadi ruang berbagi dan belajar bersama, sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang tepat, dimulai dari langkah paling mendasar: memilah sampah sejak dari sumbernya.

“Peran frontliners menjadi salah satu kunci dalam penerapan pemilahan sampah sehari-hari. Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga konsistensi pengelolaan sampah di lingkungan kerja,” tambah Ricky.

Dalam sesi sosialisasi, para peserta diajak memahami berbagai jenis sampah, cara memilahnya dengan benar, serta alur pengelolaan sampah setelah dikumpulkan. Materi disampaikan secara ringan dan aplikatif agar mudah diterapkan dalam aktivitas sehari-hari di kantor. Diskusi interaktif juga membuka ruang bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan membahas tantangan pemilahan sampah yang kerap ditemui.

Sejalan dengan target Environmental, Social, and Governance (ESG), Indika Energy menargetkan pengurangan sampah ke landfill (tempat pembuangan akhir) sebesar 40% pada 2025 dan 45% pada 2030

“Setiap hari saya berusaha mengikuti arahan terkait pemilahan sampah. Dari sosialisasi ini, saya merasa divalidasi—ternyata apa yang selama ini saya lakukan sudah benar. Hal kecil seperti memilah sampah ternyata punya arti penting bagi lingkungan,” ujar Rian, frontliner Indika Nature.

Untuk memperkuat pemahaman, kegiatan ini dilengkapi dengan sesi kuis serta peragaan pemilahan sampah secara langsung. Pendekatan ini membantu peserta mempraktikkan materi yang disampaikan dalam suasana yang santai dan partisipatif, sekaligus memperjelas penerapan pemilahan sampah di lingkungan kerja.

Sosialisasi ini juga menegaskan bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama seluruh insan perusahaan. Salah satu peserta dari tim operasional menyampaikan bahwa kegiatan ini membantu memperjelas peran individu dalam mendukung target keberlanjutan perusahaan.

“Kami sudah mulai memilah sampah, tetapi sosialisasi ini menambah pemahaman agar penerapannya lebih tepat dan terstruktur. Harapannya, langkah ini dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan,” kata Rachmawati, Assistant Manager of General Affairs, Kideco Jaya Agung.

Saat ini, sampah yang dihasilkan di lingkungan Indika Energy dikelola melalui Waste4Change. Sebagian sampah diolah menjadi produk bernilai guna, sementara residunya dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan semen, sehingga memberikan manfaat ganda bagi lingkungan dan industri.

Upaya pengelolaan sampah juga terus diperluas di berbagai lokasi Indika Energy Group. Di kantor Tripatra yang berlokasi di INDY Bintaro Office Park, pengelolaan sampah dilakukan melalui kerja sama dengan Kertabumi Recycling Center. Sementara itu, operasional di berbagai site Indika Energy telah menerapkan prinsip recycling dan composting untuk memastikan sampah dikelola secara lebih optimal.

Melalui kolaborasi, edukasi, dan partisipasi aktif seluruh insan Indika Energy, langkah sederhana seperti memilah sampah menjadi bagian dari perjalanan bersama menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

Karena pada akhirnya, sampah kita adalah tanggung jawab kita bersama.